Petuah Abadi di Gurindam Ali Haji

Ketika berlebaran ke rumah saudara saya di Jakarta, tidak sengaja saya menemukan sebuah buku menarik. Buku itu tipis, hanya terdiri dari beberapa belas halaman. Halaman depan buku hanya bertuliskan “Gurindam Duabelas Pasal oleh Raja Ali Haji”. Rasanya sudah lama sekali saya membaca nama itu. Well, mungkin ketika duduk di sekolah dasar (SD) atau sekolah menengah… Read More Petuah Abadi di Gurindam Ali Haji

Kutang Barendo

lailalah kutang barendo nan tampuruang sayak babulu lah tamanuang nan tuo2 takana mudo nan dahulu antah manga gadih jo bujang lah bilo raun tiok hari talingo lah samo basubang nan bapakai imitasi lailalah kutang barendo nan tampuruang sayak babulu rancak manjadi sopir oto tiok bulan bakawan baru saroman sajo kasadonyo baiak jantan baiak batino jalan… Read More Kutang Barendo

Putra Kecilku Bertanya Padaku

Putra kecilku bertanya padaku: Haruskah aku mempelajari matematika? Rasanya tidak ada gunanya kukatakan. Dua potong roti sudah lebih dari cukup untukmu. Putra kecilku bertanya padaku: Haruskah aku mempelajari bahasa Perancis? Rasanya tidak ada gunanya kukatakan. Negara ini tengah runtuh. Dan ketika kau hanya mengelus perut dengan tanganmu dan mengerang, kau akan mengerti artinya kesulitan. Putra… Read More Putra Kecilku Bertanya Padaku

Sampah

Menemukan puisi kurang kerjaan saat saya masih mahasiswa sok-sok ingin jadi pujangga, :p :: sampah :: sampah sampah :: sampah sampah sampah :: sampah sampah sampah sampah :: sampah sampah sampai sampah sampah :: mati sampai mati sampai mati sampai mati sampai mati (13. 02. 2010)

Interupsi, Pimpinan

interupsi, pimpinan saya tidak setuju interupsi, pimpinan waktu hampir habis interupsi, pimpinan tidak bisa diputuskan hari ini lanjutkan besok interupsi, pimpinan kami tidak mau kami pindah koalisi kami membelot interupsi, pimpinan kami kelaparan kami kedinginan kami nyaris mati interupsi ditolak kita selesaikan rapat besok sidang dibubarkan *pulang *menahan lapar *tidur