Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya

Hari ini, 1 Desember, diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Salah satu film yang mengangkat tema penyakit hilangnya sistem imun ini adalah Dallas Buyers Club (2013). Film yang dibintangi oleh Matthew McConaughey dan Jared Leto ini cukup menyita perhatian Piala Oscar, di mana McConaughey dan Leto berhasil membawa pulang piala tersebut lewat peran mereka.

Dallas Buyers Club diangkat dari kisah nyata seorang ahli kelistrikan sekaligus pemain rodeo, Ron Woodroof (McConaughey), yang tiba-tiba divonis menderita HIV atau human immunodeficiency virus. Film ini berlatar pertengahan 1980-an, masa ketika obat anti-HIV masih dalam penelitian dan penyakit ini memiliki stigma negatif di masyarakat. Dengan kondisi ini, tidak mudah bagi Woodroof untuk menjalani sisa hidupnya. Apalagi, dokter memvonisnya akan mati dalam 30 hari lagi.

Peduli dengan penyakitnya, Woodroof mencari tahu bagaimana rupa HIV tersebut. Dalam pencariannya, ia mengetahui adanya obat bernama AZT yang dapat memperpanjang masa hidup penderita HIV-AIDS.

Sayangnya, tidak mudah mendapatkan obat ini. Ia pun bekerjasama dengan pekerja rumah sakit untuk memperoleh obat tersebut. Tidak lama Woodroof bisa mendapatkan obat dengan cara itu. Ia direkomendasikan membeli obat sejenis kepada seorang dokter di Meksiko. Namun di situ, ia malah disarankan untuk tidak mengonsumsi AZT karena mengandung racun. Dokter itu justru memberikan obat lain yang sayangnya tidak mendapatkan izin dari Food and Drug Administration (FDA).

Cerita punya cerita, Woodroof pun membisniskan obat itu dengan ‘mengimpornya’ dari Meksiko. Ia menjual obat-obat itu ke kaum homoseksual, yang saat itu dianggap menjadi sarangnya penyakit HIV. Woodroof bahkan membuat semacam komunitas bagi orang-orang yang memerlukan obat ini. Komunitas yang dinamakan Dallas Buyers Club itu ia dirikan bersama seorang waria yang ia temui di rumah sakit, Rayon (Leto).

Sampai hari ini, belum ada penelitian yang berhasil menemukan obat penyembuh infeksi HIV-AIDS. Namun, para ahli telah menciptakan obat yang dapat memperlambat perkembangan virus HIV, yaitu obat antiretroviral. Obat ini semacam sistem imun impor yang harus diminum secara berkala.

Ada beberapa hal yang menjadi perhatian terkait HIV-AIDS. Pertama, stigma masyarakat terhadap penderita masih negatif. Penderita HIV-AIDS masih dianggap sebagai orang yang… buruk dan identik dengan pengguna obat-obatan terlarang dan pelaku seks bebas. Memang, stigma negatif ini muncul karena pada awal debutnya, HIV-AIDS berasal dari pengguna psikotropika dan pelaku seks bebas, terutama sesama jenis. Tapi hari ini, HIV-AIDS dapat menjangkiti siapapun, bahkan orang baik-baik sekalipun.

Penularan HIV kini bisa terjadi dari suami ke istri. Suami ‘jajan’ di luar, lalu tidak mengetahui kalau yang dijajaninya berbonus penyakit HIV-AIDS. Suami pulang ke rumah, lalu menularkannya ke istri.

Namun meski sudah begitu, stigma negatif terhadap penyakit ini masih tetap kuat. Padahal, orang dengan HIV-AIDS (ODHA) sudah begitu putus asa dengan penyakit mereka. Ditambah dengan stigma terhadap mereka, itu hanya akan membuat mereka semakin putus asa.

Dan karena stigma negatif ini pula, banyak ODHA yang enggan memeriksakan diri, berkonsultasi, bahkan melakukan pengobatan. Sehingga, jumlah penderita tidak terkontrol dan penanganan pun tidak maksimal. Penularan pun akan berkelanjutan.

Kedua, adalah penderitanya yang kini tak hanya ‘pelaku dunia malam’. Seperti yang sudah ditulis di atas, penderita HIV bisa siapa saja.

Maka, hari ini, mulailah untuk menjauhkan sifat rasis terhadap ODHA. Bagaimanapun, mereka manusia yang sama hak dan kewajibannya dengan manusia yang sehat. Mereka sama mampunya berkarya seperti orang-orang sehat, sama pandainya, dan memiliki hak untuk diakui. Jauhi penyakitnya, bukan orangnya. #tsaaah

n c02

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s