Membakar Rasa Bosan

Berawal dari rasa bosan, saya mencari-cari pekerjaan. Akhirnya, pekerjaan yang saya pilih adalah bermain puzzle.

Sebetulnya, permainan ini ada di laptop saya. Tapi, rasanya lebih menantang kalau bermain dengan puzzle yang asli alih-alih secara digital.

Dengan keterbatasan dana, saya membeli puzzle yang terdiri dari 300 potong saja. Ada puzzle yang terdiri dari 1.000 potong. Itu nanti saja, hehe.

Ini dia, puzzle favorit karena gambarnya kartun kesukaan saya, Donal Bebek (meskipun si Donal cuma cameo di balik kaca). Ini aslinya…

DSC_0383

Dan pekerjaan pun dimulai…

DSC_0392

Terus…

DSC_0394

Lalu…

DSC_0400

Daaaaan…

DSC_0401

Tadaaaa…

DSC_0405

Saya menyelesaikan puzzle ini selama beberapa hari. Yah, tidak seharian dikerjakan, cuma kalau senggang. Maksimal tidak sampai delapan jam deh menyelesaikannya.

Puzzle yang sudah selesai dibuat kurang menarik untuk dikerjakan kembali. Akhirnya saya membeli puzzle baru. Yang ini buatan Polandia. Jelas, kualitas kertasnya berbeda dengan puzzle pertama saya yang buatan Cina. Hehe.

DSC_0409

Kemudian…

DSC_0410

Sedikit lagi…

DSC_0411

Selesai deh…

DSC_0414

Puzzle bergambar mobil ini lebih cepat selesai karena jumlahnya yang sedikit. Kalau tidak salah cuma 260 potong. Pun ukurannya lebih besar sehingga lebih mudah mencari pasangannya.

Sesungguhnya tulisan ini sampah belaka. Karena, tulisan ini ditulis di tengah kebosanan menunggu di salah satu meja kerja di ruangan 3×5 meter di Jalan Mangga 37, Kota Bandung, Jawa Barat.

n c02

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s