Aceh, Bagian 2

Karena masih minim sentuhan, Pulau Sumatra masih memiliki titik liburan yang sangat banyak. Yang ada di Aceh namanya Pulau Weh.

Pulau Weh merupakan pulau terujung Indonesia. Ingat lagu Dari Sabang Sampai Merauke? Nah, di Pulau Weh itulah letak Sabang.

“Weh itu artinya pergi,” kata seorang pemuda yang saya temui ketika menyeberangi selat antara Pulau Sumatra dan Weh.

Sebetulnya Pulau Weh bukan pulau terbarat Indonesia. Masih ada satu pulau lagi, yaitu Pulau Rondo. Tapi di sana tidak ada kegiatan ekonomi. Hanya penjagaan dari tentara nasional Indonesia (TNI).

Mereka-mereka inilah yang akan menjaga perbatasan dan pulau terluar negeri kita.

aceh 7

Menuju Pulau Weh menggunakan kapal cepat memakan waktu 30 menit saja. Di perjalanan, saya menemukan surga (hiperbola dehh).

Berbeda dengan pantai di Jawa dan Bali yang sudah terjamah, pantai dan laut di Aceh masih sangat perawan. Yah, tidak perawan-perawan amat sih, karena sudah digerayangi masyarakat Aceh sendiri. Tapi masih sangat sangat sangat asri. Airnya jernih, bersih, dan asin (yaiyalah, air laut).

aceh 10

Bahkan di pelabuhan pun airnya masih jernih. Tidak ada tuh sampah-sampah yang menumpuk di bibir pelabuhan, seperti di Kepulauan Seribu.

Kamu bisa melihat ikan-ikan kecil berenang bergerombol di air pinggir pelabuhan.

aceh 15

Sayang, pulau yang memiliki luas 165,3 kilometer persegi ini belum berkembang dibandingkan pulau lain. Perbankan saja masih sedikit yang mau membuka cabang di pulau ini.

Salah satu bank syariah yang mengajak saya ke sana mengatakan, tingkat ekonomi masyarakat Sabang belum begitu tinggi. Sehingga, potensi untuk membuka sebuah kantor cabang belumlah besar. “Paling kami coba untuk membuka satu unit ATM dulu,” ujar general manager bank tersebut.

aceh 13

Sayang sekali, karena beberapa bank konvensional sudah mencoba peruntungannya di sana. Padahal masyarakat Sabang sangat menginginkan adanya bank syariah dimaksud. Tahu, kan, Aceh itu syariat Islamnya kuat sekali, jadi maunya ya nabung di bank syariah. Apalagi di depan pelabuhan Sabang terdapat logo bank syariah dimaksud yang dibuat dari kayu. Seolah-olah mereka bilang, “Come here, darling,”

Well… tapi si bank syariah berkata lain. Maklum, kalau enggak dapat laba, ya tidak dapat bonus. Everything is about money.

Titik Nol Kilometer adalah salah satu tujuan wisata kalau kamu ke Sabang. Ini dia penampakannya.

aceh 11

Memang sih, cuma tugu. Tapi pemandangan di depannya, bikin kamu betah di sana selamanya (lebay). Maka nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan?

Sayang, saya tidak sempat mencoba snorkling di salah satu spot snorkling di Sabang. Selain karena tidak bisa berenang, ya karena protokol (pentiing bener).

aceh 17

Oh iya, saat di kapal menuju Pulau Weh, saya dan kengkawan berlayar bersama satu kelompok wisatawan lokal (tiga orang doang sih). Ketiganya laki-laki mungkin berasal dari Jakarta (atau kota besar lain, karena ngomongnya lo-gue yang Jakarta banget). Tapi yang membuat gusar adalah sikap mereka yang menurut saya cukup disimpan dalam diri mereka sendiri saja.

Satu dari tiga laki-laki ini betul-betul membuat saya terpesona. Auratnya itu lho, gak nahan. Ah, jangan minta saya untuk mengupload foto dia. Biar itu jadi rahasia saya, Tuhan, dan penumpang kapal yang lain. Tapi kalo penasaran boleh saya bagi, sesama kita saja. Wani piro? <– otak penjual gambar porno

Pulau Weh hanya satu dari ratusan bahkan mungkin ribuan titik wisata yang ada di NAD. Maka, mengapalah jauh-jauh melihat pantai perawan sampai ke Thailand, Singapura, atau Vietnam. Khatamkan saja dulu melihat matahari terbenam di sepanjang pesisir pantai barat Sumatra. NAD, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, mereka punya apa yang kamu cari dengan menggadaikan paspor dan tiket promo maskapai Asia. Untung-untung, kamu bisa melihat lumba-lumba menyapa dari Samudera Hindia.

n c02

aceh 12

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s