Samsung Habiskan Rp 167 T untuk Iklan

Siapa yang tidak pernah mendengar nama Samsung? Seluruh umat manusia di dunia ini pasti pernah berurusan dengan produk milik perusahaan yang berbasis di Korea Selatan ini. Indonesia adalah pasar terbesar Samsung.

Perusahaan ini terkenal dengan strategi bisnisnya yang royal dengan promosi. Tahun ini, Samsung diprediksi menghabiskan dana sebesar 14 miliar dolar AS hanya untuk promosi. Nilai ini setara Rp 167,44 triliun atau sama banyaknya dengan produk domestik bruto Islandia. Nilai ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah. Berdasarkan data dari Thomson Reuters, Samsung bakal menghabiska 5,4 persen dari total pendapatannya untuk promosi dan iklan. Nilai ini melebihi promosi dan iklan yang dikeluarkan 20 perusahaan top dunia.

Samsung_star_adv_on_my_vision_by_5835178

Dikutip dari laman International Business Times, Selasa (3/12), rival Samsung, Apple Inc, hanya menghabiskan 0,6 persen pendapatannya untuk keperluan iklan dan promosi. Nilai tersebut setara 1 miliar dolar AS. Microsoft hanya mengeluarkan 2,5 miliar dolar AS untuk promosi dan iklan. Sedangkan Coca Cola Company menghabiskan 3 miliar dolar AS untuk promosi sepanjang 2012.

Meskipun melakukan promosi yang gencar, harapan Samsung dengan penjualan terbesar masih jauh dari kenyataan. Forbes menempatkan Samsung di urutan kesembilan untuk brand yang paling bernilai. Samsung masih kalah dari Intel, Google, dan IBM.

Samsung tidak hanya kalah dalam kepopuleran brand, tetapi juga pada penyediaan sistem jaringan nirkabel. Samsung menempati urutan kelima dalam penyedia long term evolution (LTE) dengan pertumbuhan pendapatan jaringan sebesar 44,6 persen. Pangsa pasar Samsung hanya 9,5 persen.

samsung

Perusahaan Korea ini kalah dari perusahaan asal Cina Huawei yang menguasai 28,1 persen pangsa pasar LTE. Abi Research menunjukan pangsa pasar Huawei berhasil menyalip Ericsson yang selama ini unggul dalam jaringan nirkabel. “Huawei berhasil bangkit meskipun di kuartal sebelumnya pangsa pasarnya turun,” ujar analis Abi Research, Nick Marshall.

Peringkat Samsung tidak berubah dari kuartal sebelumnya meskipun berhasil mencetak pertumbuhan paling tinggi dibandingkan dengan perusahaan penyedia jaringan lain. Tampaknya usaha Samsung untuk menjadikan perusahaannya dikenal di seluruh dunia masih kurang berhasil. Samsung sepertinya perlu mengeluarkan lebih banyak dana untuk promosi dan iklan.

Samsung_Galaxy_Xcover_Desert_ibelieveinadv

Ke depan Samsung masih akan menghadapi sejumlah tantangan. Seperti kita tahu, 70 persen laba perusahaan berasal dari bisnis telepon genggam. Sedangkan, bisnis telepon genggam sedang mengalami penurunan. Tidak hanya Samsung, pembuat ponsel pintar juga bekerja keras meningkatkan penjualan.

Analis dari Hyundai Securities Jeff Kim mengatakan, Samsung perlu melakukan diversifikasi bisnis pada 2014. Hal ini dilakukan untuk menyokong kinerja perusahaan ketika bisnis ponsel tidak lagi mendukung laba perseroan.

n c02

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s