Akhir Kisah Nokia

Siapa yang tidak kenal dengan Nokia? Tahun 1990an merupakan era kejayaan Nokia karena telepon seluler komersil pertama kali dibuat oleh perusahaan ini. Ponsel milik perusahaan asal Finlandia ini pernah menjadi ponsel sejuta umat.

Meskipun sempat menjadi incaran setiap pencopet di dalam bis kota, nasib perusahaan Nokia tidak seberuntung si pencopet. Nokia Corporation setuju menjual bisnis intinya kepada perusahaan milik Bill Gates Microsoft Corporation. Nokia merelakan unit bisnis ponselnya dengan total 5,4 miliar euro.

Microsoft tidak hanya membeli unit bisnis Nokia, tapi juga membeli seluruh patennya. Setidaknya terdapat 8.500 paten desain yang dimiliki Nokia dan akan menjadi kepunyaan Microsoft.

Kabar ini cukup mengagetkan pasar. Pasalnya kedua perusahaan tersebut tengah mengalami perlambatan kinerja karena kalah bersaing dengan perusahaan pesaing. Nokia gagal bersaing dengan Samsung Electronics Co dan Apple Inc sementara Microsoft dikritik karena lamban masuk ke pasar mobile dan tablet.

“Ini merupakan langkah berani dan solusi yang terbaik bagi pegawai, pemegang saham dan konsumen kedua perusahaan,” ujar CEO Microsoft Steve Ballmer, seperti dilansir laman BBC, Selasa (3/9).

Windows2

Transaksi ini sedang menanti persetujuan dari pemegang saham Nokia dan regulator. Jika unit bisnis ponsel Nokia resmi terjual di 2014, sekitar 32 ribu pegawai Nokia akan mengganti papan namanya dengan logo Microsoft.

Microsoft sebagai salah satu nama perusahaan teknologi terbesar di dunia telah berjuang di tengah evolusi teknologi dari personal computer (PC) dan laptop ke tablet dan smartphone. Perusahaan yang berbasis di Washington ini dikritik karena lamban masuk ke pasar yang tengah booming tersebut.

Microsoft telah meluncurkan tablet Surface tahun lalu. Sayangnya penjualannya berjalan lamban lantaran tidak semenarik tablet milik Samsung atau Apple.

Analis berpendapat mobile merupakan area yang sangat potensial namun menjadi kelemahan Microsoft. Managing Director perusahaan konsultan Frost and Sullivan Manoj Menon mengungkapkan akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas perseroan di sektor mobile phone.

“Prioritas utama perusahaan adalah membuat strategi yang tepat untuk unit ponsel. Dari sudut pandang strategi, ini merupakan langkah yang sempurna. Tapi yang menjadi pertanyaan adalah seberapa baik mereka melakukan strategi ini,” kata Menon.

Nokia merupakan perusahaan yang terdepan dalam bisnis ponsel. Namun penjualannya jatuh 24 persen dalam tiga bulan yang berakhir Juni 2013. Nokia menjual 53,7 juta ponsel di sepanjang kuartal kedua, atau turun 27 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kesepakatan ini juga menyetujui lisensi 10 tahun untuk menggunakan brand Nokia pada produk-produk ponsel yang sudah beredar di pasar. Dengan penjualan ini unit bisnis Nokia yang tersisa adalah infrastruktur jaringan dan layanan telekomunikasi, pemetaan dan lokasi, dan pengembangan teknologi.

Nokia bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang sedang berjuang untuk bertahan hidup di tengah kekejaman peradaban. Sony Corporation mengalami nasib serupa. Namun Sony lebih beruntung karena produknya tidak hanya ponsel. Baca juga kisah tentang Sony dan perusahaan teknologi Jepang ini.

Menurut saya betul kata si analis Menon ini. Bayangkan saja, ahli PC dan ahli ponsel bersatu. Pastinya bakal menghasilkan sesuatu yang aduhai. Tapiiiiiiii, tanpa inovasi dan kreativitas, sepertinya sulit buat Microsoft dan Nokia ini mau mengalahkan pangsa pasar Apple dan Samsung. We’ll see (komentarnya dah macam betul aja).

n c02

Nokia Logo Wallpapers 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s