Ancaman Perang Dagang Cina Kepada Uni Eropa

china-flag-map

Uni Eropa (UE) kembali menggoyahkan hubungan dagangnya dengan Cina. Setelah melakukan investigasi terhadap praktek dumping yang dilakukan Cina di sektor telekomunikasi, UE juga akan memberlakukan bea masuk yang tinggi untuk produk panel surya buatan Cina.

Komisi Eropa menuduh perusahaan Cina telah menjual panel surya dengan harga di bawah harga normal di Eropa. Oleh karena itu Komisi Eropa berencana mengenakan bea masuk yang tinggi sehingga perusahaan Cina akan lebih sulit mendapatkan pangsa pasarmua di benua biru.

Tarif bea masuk tersebut dipatok 47 persen dan akan mulai berlaku pada 6 Juni 2013 untuk masa percobaan. Bea masuk ini akan ditarik kembali apabila kedua belah pihak mencapai penyelesaian yang dinegosiasikan.

Ini merupakan kasus perdagangan terbesar yang pernah ada. Pemberlakuan ini akan memengaruhi penjualan panel surya Cina yang mencapai 21 miliar euro. Nilai ini merupakan 60 persen dari total ekspor panel surya Cina ke Eropa.

Bea ini diusulkan oleh Komisaris Perdagangan UE Karel De Gucht yang bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan Cina dalam pertemuan informal, Senin (27/5) waktu setempat. Cina menggambarkan pertemuan tersebut sebagai pertemuan yang konstruktif.

“Praktek seperti proteksionisme perdagangan tidak dapat diterima di Cina,” tulis pernyataan juru bicara Cina usai pertemuan tersebut, seperti dilansir laman Reuters, Selasa (28/5).

Cina tidak akan tinggal diam dengan pemberlakuan bea masuk ini. Pemerintah Cina akan mengambil langkah untuk mempertahankan kepentingan nasional.

Pernyataan Cina ini agaknya menimbulkan rasa takut negara-negara Eropa. Jerman, Inggris, dan Belanda berada di 14 negara anggota UE yang menolak bea masuk Cina tersebut. Akan tetapi Komisi Eropa justru menganggap Cina menekan negara-negara Eropa melalui pernyataannya agar mereka menolak menerapkan bea masuk tersebut.

Namun Reuters melaporkan dari 21 negara yang diwawancarai terdapat enam negara yang menyetujui rencana De Gucht. Perancis dan Italia merupakan negara yang setuju. Mereka beralasan pesatnya penjualan panel surya Cina tidak akan terjadi jika tidak ada dukungan negara ilegal.

Setidaknya ke-27 negara UE memiliki waktu hingga akhir pekan ini untuk mengajukan masukannya secara formal melalui respon tertulis kepada De Gucht.

Sebelumnya Cina telah bertemu dengan pemimpin Jerman untuk meminta dukungan. Perdana Menteri baru Cina Li Keqiang melakukan pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, akhir pekan lalu, sebagai upaya mencegah pemberlakuan bea masuk yang akan menimbulkan perang dagang antara Cina dan Eropa.

Li memilih berkunjung ke Jerman karena menganggap negara der Panser tersebut merupakan anggota paling berpengaruh di UE dan memiliki ekonomi paling stabil.

“Kami akan bekerja menyelesaikan ini secepatnya karena tarif bea tersebut dinilai tidak akan banyak membantu Eropa. Oleh karena itu kami harus memanfaatkan waktu enam bulan ke depan dan Jerman akan memastikan akan ada penyelesaian,” ujar Merkel.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s